It is not our intention to patronize, but because of the encouragement and willingness to help People or Students who just started learning English, so we present this blog. Everyone can access this site for free. We intentionally present in the Indonesian language as the language of instruction, with expectations can be more easily understood.

Sabtu, 02 Oktober 2010

Passive Voice – Kalimat Pasif

Ada dua bentuk kalimat dalam Bahasa Inggris, yaitu aktif (active) dan pasif (Passive).
Kalimat Aktif  memberitahu kepada kita apa yang dilakukan oleh subjek, contohnya:
- The secretary write a letter.  (Sekretaris menulis surat.)
Sedangkan Kalimat Passive memberitahu kita apa yang dilakukan oleh obyek terhadap subjek.
Contohnya :
- The letter was written by the secretary. (Surat itu ditulis oleh sekretaris )

Bentuk

The passive is made with the verb "to be" and the past participle. Kalimat pasif dibuat dengan menggunakan “to be” dan “Past Participle” (kata kerja bentuk III).

Berikut adalah beberapa tenses yang digunakan dalam bentuk pasif.
Tense

Simple present:

Present continuous:

Simple past:

Past continuous:

Present perfect:

Past perfect:

Future:

Future continuous:

Present conditional:

Past conditional:
Subject

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers

Flowers
Verb "to be"

are

are being

were

were being

have been

had been

will be

will be being

would be

would have been
Past Participle

planted every year

planted now.

planted last year

planted last summer.

planted here for 10 years.

planted until last year.

planted next year.

planted during the summer.

planted if we had seeds.

planted if we had had seeds.

By

Untuk menyatakan apa penyebab tindakan pasif, Anda dapat menggunakan kata “by”. Contohnya:
- This photo was taken by my friend . – (Foto ini diambil oleh teman saya. )
- I was given this by my brother . – (Aku diberi ini oleh adik saya.)

Seringkali  kita tidak perlu menyebutkan/menyatakan penyebab tindakan pasif, terutama jikasudah  jelas dipahami atau tidak relevan.
Sebagai contoh:
- The meeting was cancelled. - Pertemuan itu dibatalkan.
Dalam hal ini Pembatalan pertemuan tersebut adalah hal yang terpenting, bukan apa yang membatalkannya, sehingga penggunaan kata “by” tidaklah perlu. Dengan kata lain penyebab dari pembatalan pertemuan tersebut merupakan suatu hal yang tidak perlu diungkapkan.
Contoh lain :
- These boots were made in Italy. – Sepatu-sepatu bot ini dibuat di Italia.
(Kenyataan sepatu-sepatu itu dibuat di Italia merupakan hal yang penting, bukan siapa yang membuat mereka.)

Born

Ketika berbicara tentang suatu kelahiran, maka kita selalu menggunakan bentuk pasif "to be born".
Sebagai contoh:
- I was born in Iran. - Saya lahir di Iran.
- The twins were born just last year. - Si kembar yang lahir setahun lalu.

Get

Get can be used instead of to be in situations where something happens. Kata “get” bisa digunakan sebagai pengganti “to be” dalam situasi di mana sesuatu terjadi.
Sebagai contoh:
- Our flight got cancelled = Our flight was cancelled. (Penerbangan kami dibatalkan )
- I got paid today = I was paid today. (Saya dibayar hari ini)

Kata “get” tidak dapat digunakan dalam situasi umum dan kata kerja pernyataan (kata kerja yang mengungkapkan pernyataan, bukan tindakan) misalnya :
- He is liked by a lot of people. (Benar)
- He gets liked by a lot of people. (Salah)
- She is known to be a hard-working employee. (Benar)
- She gets known to be a hard-working employee. (Salah)

Kata “Get” lebih sering digunakan dalam bahasa Inggris informal.
Read More>>

COUNTABLE AND UNCOUNTABLE NOUN

1. Kata benda yang dapat dihitung (countable nouns)
Semua kata benda dapat dihitung atau tidak dapat dihitung. Kata benda yang dapat dihitung memiliki sifat-sifat berikut:
  • Dapat dihitung secara langsung, misalnya 1 apel, 2 apel, dll.
  • Dapat dibuat jamak
  • Dapat ditambahkan artikel a atau an.
2. Kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable nouns)
Kata benda yang tidak dapat dihitung memiliki sifat-sifat berikut:
  • Biasanya tidak bisa dihitung secara langsung misalnya, 1 uang, 2 uang, ..dll.
  • Biasanya tidak bisa dibuat jamak
  • Biasanya tidak ditambahkan artikel a atau an
Kata some sering digunakan untuk kata benda jamak. Misalnya:
  • I have some apples
  • I have some food
Ini akan dibahas lebih rinci pada pembahasan selanjutnya.
Berikut beberapa kata benda yang dapat dihitung dan tidak dapat dihitung.
Countable
apple = apel
tree = pohon
person = orang
dog = anjing
kilo = kilo
liter = liter
Uncountable
time = waktu
rice = nasi
beef = daging
money = uang
information = informasi
help = bantuan

Kata benda yang dapat dihitung menunjuk pada sesuatu yang sifatnya sendiri dan memiliki wujud fisik. Misalnya, a person (seseorang), a kilo (sekilo).
Kata benda yang tidak dapat dihitung sering menunjuk pada benda-benda yang sifatnya tidak sendiri, dan abstrak. Sebagai contoh rice (nasi) bukan merupakan benda yang sifatnya sendiri, nasi ditemukan dalam kumpulan dari ratusan biji-biji kecil. Love (cinta) dan sadness (kesedihan) adalah hal yang abstrak, tidak memiliki wujud fisik.

3. Kata benda yang dapat dihitung dan tidak dapat dihitung
Beberapa kata benda bisa dihitung dan tidak dapat dihitung, tergantung pada bagaimana cara penggunaannya. Misalnya:
  • Dapat dihitung: A glass of milk (segelas susu). Disini glass menunjuk pada satu wadah yang terbuat dari kaca.
  • Tidak dapat dihitung: You can see through glass (Kamu bisa melihat lewat kaca). Disini glass/kaca tidak menunjuk pada sesuatu yang tunggal, tetapi menunjuk pada kaca sebagai sebuah zat.
  • Dapat dihitung: He has many papers (dia punya banyak kertas). Disini paper menunjuk pada beberapa dokumen yang sifatnya individual.
  • Tidak dapat dihitung: Paper is made from wood (kertas terbuat dari kayu). Disini kata paper bukan merupakan sebuah benda yang sifatnya sendiri, tetapi sebagai zat secara umum.
Untuk dapat membedakan sesuatu apakah dapat dihitung atau tidak dapat dihitung memerlukan waktu untuk belajar dan hanya bisa dicapai melalui interaksi yang lama dengan bahasa Inggris. Disamping itu, apa yang terlihat logis dalam bahasa anda mungkin terlihat sangat tidak logis dalam bahasa Inggris! Mempelajari sebuah bahasa melibatkan pembelajaran tentang sudut pandang kebudayaan orang lain.

Contoh penggunaan dalam percakapan:
Kalimat pertama sudah benar, dan kelimat lainnya tidak benar.
1) I have a brother and two sisters. I love my family. (Benar)
I have brother and two sisters. I love my a family. (Tidak benar)
2) She has a cheese sandwich, an apple, and some milk for lunch. (Benar)
She has some cheese sandwich, a apple, and a milk for lunch. (Tidak benar)
3) My house is in London. It has a living-room and two bedrooms. In the morning I study English, and in the afternoon I work in a store. (Benar)
My house is in a London. (Tidak benar)
In the morning I study an English, and in the afternoon I work in store. (Tidak benar)

Kosa kata baru:
love = cinta
cheese = keju
sandwich = lapis
apple = apel
milk = susu
lunch = makan siang
house = rumah
in = di
London = London
living room = ruang tamu
bedroom = kamar tidur
morning = pagi
afternoon = sore
store = store
Sebagai latihan untuk Anda, silahkan mengerjakan Soal-soal Latihan berikut :
Read More>>

Jumat, 02 November 2007

CONCRETE AND ABSTRACT NOUN (Kata Benda Kongkrit dan Abstrak)

Noun (Kata benda)  adalah semua kata yang menunjukkan benda, baik itu benda hidup maupun benda mati.
Secara garis besarnya, Noun mempunyai 2 bentuk, yaitu :
1.  Concrete Noun (Kata benda berwujud) yaitu yang dapat dilihat dan diraba.
     Contoh :  gold, table, man, water, Jakarta, etc.
2.  Abstract Noun (Kata benda tak berwujud), yakni yang tidak dapat dilihat dan diraba, tapi dapat dibayangkan.
     Contoh: Wisdom (kebijaksanaan), happiness (kebahagiaan), health (kesehatan), friendship (persahabatan), etc.

Ada 4 jenis Concrete Noun, yaitu:
  • Proper Noun (Kata Benda yang merupakan nama diri). Proper Noun senantiasa didahului oleh huruf kapital, mis. nama orang, kota, negara, sekolah, dll.
  • Contoh: Lisa, Jakarta, Tokyo, Airlangga University, etc.
  • Common Noun (Kata Benda Umum)
  • Contoh: teacher, book, plane, mountain, table, etc.
  • Material Noun (Kata Benda yang terdiri dari Bahan Mentah / Bahan Baku)
  • contoh: gold, paint, silver, oil, etc.
  • Collective Noun (Kata Benda Kolektif, yaitu kata benda yang mempunyai arti majemuk)
  • Contoh: flock (sekawanan hewan), division (sekumpulan serdadu), class (sekumpulan murid), fleet (sekumpulan kapal perang), committee (panitia), group (kelompok orang), etc.

Abstract Noun merupakan bentukan dari kata-kata lain, seperti verb (kata kerja), adjective (kata sifat), dan kata-kata lainnya.

a.  Abstract Noun yang berasal dari Verb (kata kerja)
    Contoh : 
    agree = menyetujui > agreement = persetujuan  
    argue = berdebat > argument = perdebatan  
    connect = menghubungkan > conection = hubungan   
    act = berbuat > action = perbuatan  
    compete = bersaing > competition = persaingan  
    hinder = menghalangi > hindrance = halangan  
    assist = membantu > assistance = bantuan  
    complain = mengeluh > complaint = keluhan  
    discover = menemukan > discovery = penemuan  
    hope = mengharapkan > hope = harapan  
    help = menolong > help = pertolongan, etc. 
b.  Abstract Noun yang berasal dari Adjective (Kata Sifat)
     Contoh :
    safe menjadi safety,  
    real menjadi reality,  
    happy menjadi happiness,  
    important menjadi importance
    beautiful menjadi beauty,  
    hungry menjadi hunger,etc.
     
Penggunaan Noun dalam Kalimat 

Kata tidak mesti hanya terdiri dari kata tunggal saja, tapi bisa juga merupakan kata gabung (gabungan beberapa kata). Penggunaan kata gabung yang terdiri dari dua kata benda, atau kata benda dan kata sifat, maka susunan menggunakan sistem MD (Menerangkan-Diterangkan). Maksudnya bahwa kata yang fungsinya menerangkan kata yang lain hendaknya disebutkan lebih dulu dari kata yang diterangkan. 
Contoh :

Tas kulit, dimana kata tas merupakan benda yang diterangkan dan kata tulis merupakan kata yang menerangkan, sehingga susunannya dalam Bhs. Inggris menjadi Leather Bag.
 Sepatu Baru menjadi New Shoes
Gadis Cantik menjadi Beautifu Girl.
Di dalam kalimat, kata benda senantiasa berada di posisi Subject atau Object.
Contohnya:
-  Joko drives  a car (Joko mengendarai sebuah mobil).
Dalam kalimat ini dapat dilihat bahwa kata Joko dan a car adalah kata benda, dimana Joko merupakan subject dan a car merupakan object. 
Perhatikan pula contoh-contoh lainnya :
Ahmad borrows a book in the library.
The students make a research in the laboratory.
Arman catches a bird
The farmers plant rice in the ricefield.
Dari kalimat-kalimat tersebut dapat dilihat bahwa semua kata yang dicetak tebal merupakan kata benda dan posisinya dalam kalimat sebagai subject dan object.


Demikianlah pembelajaran kita kali ini, dan pada postingan selanjutnya penulis masih akan membahas seputar NOUN dalam materi yang berbeda. 
Semoga dapat bermanfaat. Wassalam.
Read More>>